Belakangan ini sering bangat ngelakuin roadtrip. Beberapa bulan lalu aku ngeroadtrip sampai ke Lampung, dan kali ini arah perjalananku sedikit berbeda. Meskipun sama – sama ke Sumatera Selatan, aku melanjutkan perjalanan ke Lahat dan berniat untuk mengunjungi Bengkulu.
Sayangnya, kerjaan dadakan bikin aku harus menunda Bengkulu untuk diexplore.
Sebenarnya aku pengen ke Jakarta melalui Lampung, tapi karena aku dikasih tau ada tempat yang menarik disepanjang terusan Lahat, akhirnya aku mengubah rute.
Berhenti di Lahat itu untuk beristirahat, karena perjalanan dari Palembang untuk sampai ke Lahat sudah hampir 8 jam. Karena aku mengunakan sepeda motor, jam yang ditunjukan oleh GPS dengan realita perjalanan tentunya berbeda. Mengutamakan keselamatan, singgah untuk makan dan istirahat, keseluruhannya aku ngabisin 8 jam buat sampai disini ya.
Sampai di Lahat itu tidak perlu cemas untuk daerah penginapan. Aku malah suka nginap disalah satu penginapan dekat Citimall, namanya Max Coliving. Harga permalam dipatok IDR 180.000, dan menurutku tempatnya bersih dan nyaman. Kalau penasaran bisa lihat di IG (Highlight) atau di Youtube ku ya.
Bisa dibilang sih kalau Lahat cuma ada 1 mall, untuk mencari makanan itu tidak sulit dan harga makanan pun relatif terjangkau. Untuk wisatanya semua pada jauh – jauh. Karena tujuan utamaku hampir sampai Bengkulu, akhirnya aku mencari hiburan dengan mencari wisata sekitaran Lahat.
Jujur berasa zonk bangat ngikutin tips tips dari Google. Beberapa tempat yang aku datangin sudah pada close. Karena sudah lelah dan malas, pas perjalanan balik aku mutusin buat cobain Lemang disalah satu warung kecil dipinggiran lintas pagar alam.
Disanalah aku ketemu ibu – ibu yang anaknya ternyata suka traveling. Aku dikasih tahu kalau gak jauh dari posisi aku, itu ada tempat wisata seperti Megalitikum dan juga Grand Canyon ala Lahat.
Biar gak berasa makin sia – sia, boleh lah akhirnya aku pergi barengan sama dia.

Karena aku datangnya sama warga Lahat langsung, untuk biaya masuk aku membayar IDR 20.000. Untuk motor dipatok dengan harga IDR 10.000 dan per orang dihitung IDR 3.000 (Normal IDR 5.000)
Gak ada kembalian, jadi aku kasih 20k tanpa minta kembalian.
Normalnya sih motor diparkir diluar dan kita harus jalan masuk kedalam.
Kalau punya keberanian lebih, boleh bawa motor masuk, tujuannya mempersingkat waktu perjalanan. Untuk pengunaan roda 4, sudah pasti harus tracking kedalam selama 30 menit.
Kalau sudah tiba disini, kita juga bisa ke Curug Panjang. Katanya sih pernah ada korban yang menghilang disana dan baru ditemukan 1 minggu kemudian. Karena kondisi yang tidak memungkinkan, akhirnya aku hanya ke Grand Canyon saja.

Ada jembatan bergoyang yang lumayan asik buat dilewati. Gunanya buat menyeberangi belahan lain dari wisata satu ini sih. Karena aku langsung nyebrang, aku kelupaan fotoin jembatannya, but.. Kalian bisa lihat detailnya di Youtubeku ya.
Tempatnya masih asri dan tergolong bersih menurutku. Tidak ada sampah, dan karena aku datangnya dihari kerja, yang jualan makananpun tidak ada. Padahal asik kalau bisa makan popmie disini.
Yang kepengen teriak keras – keras, bisa bangat sih disini.

Kata penduduk, kita boleh juga mandi dan berenang disini. Tapi tetap harus menjaga sopan santun ya.
Overall aku suka. Simple dan menenangkan. Batu – batuannya lumayan licin, jadi disarankan buat berhati – hati pas turun kesini.

Pokoknya kalau ke Lahat, wajib dhe main kesini.
Ternyata Indonesia itu indahnya luar biasa, gak perlu jauh – jauh, disini kita punya banyak yang mirip.
Kalau udah pernah kesini dan pengen sharing, boleh bangat ya info dicomment.
See U in next travel guys !
41bffb