[09] CARE

0

Setiap malam, saat aku terlelap dan sedikit sadar. Aku bisa merasakan tangannya lembut membelai kepalaku.

Spread the love

3 tahun lalu, dia masuk rumah sakit dan tahun itu sekaligus merupakan tahun terberat didalam hidupku.
Aku tidak pernah menduga hal itu akan terjadi, namun hal itu benar terjadi.

Tidak sadarkan diri dan tidak mengenal siapapun disekitarnya. Tidak makan dan tidak berbicara sama sekali. Aku merasa duniaku pada saat itu runtuh seketika.

Aku mungkin terbiasa sendiri. Aku selalu menyukai kesendirian karena aku bisa bermain dengan duniaku. Tetapi, ketika realita hampir membawaku pada kenyataan bahwa aku akan ditinggalkan dia. Aku sungguh tidak bisa membayangkannya.

Selama itu dia menahan sakit, terus bekerja dan tidak pernah mengeluh. Berada dirumah, membuat masakan dan menjaga rumah agar tetap hangat ketika aku pulang. Dan melihat dia terbaring diatas ranjang itu sungguh menjadi pukulan terberat bagi hidupku.

Bersyukur ketika semua kembali. Dia sadar dan bisa pulang kerumah.
Namun seiring berjalannya waktu, setelah hantaman hebat menyumbat otaknya. Dia berubah menjadi pribadi yang berbeda.

Pikirannya mulai diisi oleh segala fantasy dan itu menjadi momok tersendiri baginya. Tidak peduli seberapa banyak orang memberitahu dia bahwa fantasy itu tidak benar, dia terus berusaha menyakinkan dirinya bahwa itu benar. Dan dia marah !

Seiring dengan berjalannya tahun, memorinya semakin terenggut begitu saja. Dia bisa saja tidak bangun sewaktu – waktu. Dan dia bisa saja meninggalkan aku kapan saja.

Tidak peduli seberapa banyak memori yang telah hilang. Tidak peduli seberapa banyak fantasy yang menganggu pikirannya hingga kacau. Hanya ada 1 hal yang tidak pernah sirna. Yaitu kepeduliannya.

Dia peduli ketika dompetku tidak terisi,
Dia peduli ketika tidak ada makanan diatas meja,
DIa peduli ketika aku terlihat sedih dan…
Dia peduli ketika aku akan tidur.

Setiap malam, saat aku terlelap dan sedikit sadar. Aku bisa merasakan tangannya lembut membelai kepalaku.
Aku bisa merasakan jemarinya menarik lembut selimutku hingga ke dadaku.
Aku bisa memperhatikan secara diam bahwa dia menatapku seperti seorang bayi.

Dan aku..
Tidak pernah bisa tidur ketika dia tidak berada didalam kamar.
Aku tidak pernah bisa tidur ketika dia masih terbangun.

Meski terkadang ada rasa kekesalan yang begitu besar dia hadirkan dari kilasan fantasynya.
Meski perkelahian tidak terelakkan ketika kata demi kata saling beradu.
Ketika sebuah rumah berubah menjadi colleseum.
Aku tahu dia tetap peduli.

Satu hal luar biasa yang tidak pernah hilang dan membuatku tidak bisa hidup tanpanya adalah rasa pedulinya.
Mungkin dia tidak sebaik 3 tahun lalu.
Mungkin dia tidak bisa ingat apapun sebaik sebelumnya.
Namun kasih sayang dan kepeduliannya tidak pernah berubah walau sedetikpun.

The person who I cannot live without !
is my mom !

Spread the love

Leave a Reply

Verified by MonsterInsights