Nah, minggu penuh penderitaan masih terus berlanjut dan saya sudah seperti orang hutan yang tidak terawat ! xD
But, I got something special, not a gift, but a lesson. from PK movie. Watch it with your team work feel so good.
PK is a bollywood movie and … lumayan panjang, 153 minute. But honestly, movienya memang bagus bangattt…. gila !!
You must check this simple view ~ enjoy ~

Apa yang kamu pikirkan saat melihat cover ini ? sebuah film porno ? pastinya kan ? karena hampir tidak pernah ada movie dengan pajangan cover begini nih, bisa – bisa malah di block dong diindo ? haha ~
Saya awalnya juga berpikir ini film yang super boringgg, daripada nganggur ga jelas dirumah mending dateng ke bioskop buat habiskan waktu bukan ?
Nah,, all my boring things dissappears when i watch this movie di menit ke 20 plus ~ Super sekali ! bahkan mau melewatkannya buat ke WC saja ga rela ~
PK, sebuah cerita yang bisa dibilang seperti 3 idiots.
(uda pada tahu dong yah), dengan pemain yang sama, memberikan kesan cerita yang berbeda bagi para pecinta bollywood lho.
Kesan lagu dan tarian memang tidak bisa kita hilangkan dari budaya film India, but you must and will enjoy it when you watch this ~
Sebuah pesawat luar angkasa yang sedang melakukan penelitian tentang manusia akhirnya sampai ditempat yang dinamakan Bumi.
Seorang laki – laki tanpa nama dan pastinya tanpa busana keluar dari pesawat untuk menjalankan misinya.
Dengan berbekal kalung yang ada dilehernya (kunci membawanya pulang), tanpa mengetahui apapun tentang manusia, awalnya dia sangat keheranan. Berjumpa dengan seseorang dan ternyata….
Kalungnya dicopet dan dibawa lari, dengan sebuah radio rusak yang ditinggalkan, dia memulai pertualangannya dalam mencari kalung yang akan membawanya pulang kembali kerumah.
Mempelajari berbagai hal dan berbagai agama, mencari kemana saja yang bisa menghubungkannya dengan kalungnya, hingga akhirnya dia bertemu dengan seorang gadis bernama Jaggu.
Awalnya Jaggu tidak percaya pada semua ceritanya dan malah mengangap dia aneh, Namun saat suatu malam ketika mereka berjalan dan seorang kakek tua mendekati mereka untuk mendapatkan uang dengan alasan anaknya sakit, Pissy (nama yang diberikan pada pemuda tersebut) memberikan uang serta tambahan sebagai tipsnya.
Jaggu dengan tertawanya meledek Pissy karena dia barusan telah ditipu, namun Pissy menjelaskan semuanya.
Dengan perasaan tidak percaya Jaggu mengikuti pria tua tersebut dan menyaksikan sendiri bahwa apa yang dikatakan Pissy adalah kebenaran, mengejarnya dan menemukannya di reruntuhan tangga, dari sana Jaggu memutuskan untuk membantunya menemukan kalungnya.
Suka dan duka dilalui mereka, perbedaan pendapat, pertentangan dan perlawanan terhadap seseorang yang disebut sebagai Yang Mulia, dimana dia menjadikan agama sebagai bahan untuk memperkaya dirinya, membuatnya seolah Tuhan telah berbicara padanya, dan tepat saat dia menjelaskan sebuah batu yang diberikan Dewa Shiwa padanya, batu dari pegunungan Himalaya, yang ternyata kebenaran yang ada adalah batu tersebut berasal dari Kalung Pissy.
Bagaimanakah cara Jaggu membantu Pissy dalam mendapatkan kembali kalungnya ?
Apakah Pissy hanya sekedar mengangap Jaggu sebagai teman atau lebih ?
Dan bagaimana perasaan Pissy saat mengetahui perasaan dan masa lalu Jaggu ?
Movie ini memang sekilas terlihat seperti movie biasa, namun jujur saja, saya hampir menangis menontonya. Perjuangan, pengorbanan serta kasih sayang yang diciptakan didalamnya menjadikan movie ini sangat sangat patut ditonton.

Ada beberapa pesan yang sangat bagus yang saya dapatkan dari movie ini :
“Jangan pernah melihat seseorang hanya dari penampilan luarnya saja. Karena jauh didalamnya banyak hal yang berbeda dari apa yang tampak diluar.” -Pissy
“Cinta tidak pernah didasarkan pada Agama, jika mereka berkata perbedaan agama tidak dapat menyatukan kita, lantas buat apa ajaran agama mengatakan kita harus mempersatukan perbedaan ? Wrong Number !” -Jaggu
“Saat kamu bertemu orang yang berbeda, maka pandangan mereka pada satu hal akan berbeda pula. Yang terpenting bagimu adalah bagaimana kamu masih bisa tetap menjadi dirimu sendiri ditengah banyaknya perbedaan yang ada.” -Pissy