Buat kalian yang mudah bangat teringat and memiliki imajinasi tinggi, aku sarankan gak baca kisah dibawah ini yah. Ini kisah nyata dari pengalaman teman aku yang menginap dihotel dekat kawasan Menteng Jakarta Pusat.
Sebenarnya kalau mau cerita soal kawasan itu, kita semua sempat heboh sama penemuan tamu yang meninggal didalam salah satu hotel dikawasan yang sama. Kalau kalian belum update, ini aku kasih linknya bisa diclick dilink below yah.
Nah, pria ini meninggal malam hari setelah ditolak berhubungan intim. Terus ditemukan obat – obatan yang artinya bisa saja si korban meninggal ini OD sama obat.
Ada mitos yang mengatakan bahwa sebelum 40 hari kematian, arwah akan bergentayangan dikawasan dia meninggal. Trust it or not, let check this story !
Salah satu temanku terpaksa menginap dihotel kawasan menteng karena suaminya sakit. Awalnya sih semua baik – baik saja. Bahkan sejak pria didalam berita tersebut baru meninggal, temanku masih sempat jalan – jalan sampai kamar tersebut buat lihat – lihat.
Everything still OK lah meskipun berada dilantai yang sama namun kamar berbeda.
Semua mulai berubah setelah suaminya musti dirawat inap dirumah sakit karena akan menjalani operasi. Otomatis teman aku solo dong tidur sendirian. Disana dhe, horrornya mulai kerasa.
Aku sih percaya kalau tidur sendirian didalam hotel itu angker bangat. Apalagi kalau kita doyan bolak balik RS, terus nginap dikawasan angker yang baru ada berita dukanya. LOL
Hari pertama, temanku memang sudah merasa aneh. Karena dari sudut pandang matanya, dia seolah melihat something black gitu. Cuma karena pikirannya masih positive, dia cuek aja meskipun rasanya udah gak enak dan aneh.
Hari kedua setelah suami di RS, dia gak jadi tidur sendiri didalam hotel karena kebetulan suaminya kesakitan. Jadi dia nemanin suami di RS, otomatis itu kamar jadi kosong dong sehari.
Kejadiannya ada dihari ketiga. Kebetulan sudah jam 11 malam dan kawan aku belum tidur. Dia lagi vidcall sama suami yang ada di RS, sambilan nunggu air yang dipesan sama pihak hotel.
Well, after air diantar. Dia melihat ada jejak tangan dari balik kamar mandi. Kamar mandinya itu transparant. Jadi kita bisa lihat tembus kedalam. Mau berembun pun kelihatan, apalagi jejak tangan ??

Itu skema yang dibikin temanku. Jadi kalau kalian lihat, garis merah diatas kasur adalah posisi temanku tidur. Tanda X dibagian denah WC itu adalah tempat dimana jejak tangan itu muncul.
Awalnya sih dia masih positive, mungkin kepegang sama dia pas mau ambil masker buat bukain pintu pas airnya diantar. Jadi dia lanjut baring aja diatas kasur. Sambil vidcall, dia mulai dengar suara kursi digeser gitu. Suaranya dekat bangat, cuma dia stay positive aja mungkin kamar sebelah gitu.
Nah, gak lama dia baring. Dia merasa AC didalam kamarnya kok dingin bangat daripada biasanya. Jadi dia bangkit buat matiin AC tersebut dong. Pas dia mau balik keatas kasur lagi, dia lihat itu cap jari gak cuma 1, melainkan ada 3 ! Dan posisinya juga agak dibawah, seperti cap tangan anak kecil yang jelas bangat itu gak mungkin dari dia !
Buset, kalau aku jadi dia pasti bakalan lakukan hal yang sama. Dia gak mikir positive lagi dan mengikuti kata hati. Dia mengambil tas lalu segera berlalu turun kelobby malam itu juga. Saat itu jam sudah menunjukan angka 12+. Sudah berganti hari !
Seluruh tubuhnya gemetaran dan disana dia langsung check out minta dijemput. Habis itu dia cerita sama penjaga lobby. Setelah pamannya datang buat jemput dan dia balik kamar buat ambil kopernya. Sidik jari itu masih ada meskipun yang kecil mulai memudar.
Yang jadi misteri, pembersih hotel udah coba hapus sidik jari itu tapi gak mau hilang !
Akhirnya sidik jari itu difoto buat dilaporkan besok.
Kalau aku pribadi sih udah langsung pingsan yah. Memang agak angker kalau kita tinggal dihotel sendirian. Apalagi kalau ada yang baru RIP didalam sana. Meskipun berbeda kamar, bisa jadi arwahnya masih gentayangan dan mungkin gak menganggu, tapi kan itu horror ya.
So, buat kamu yang mengalami hal yang sama, bagus kamu ambil langkah seribu dhe ya. Jangan lupa sempatin berdoa terus selama pelarian kamu kelobby yah !
Note :
Based on true story from C.P.N