Semua orang selalu membanggakan gelar yang mereka miliki.
Baik itu gelar pendidikan, gelar kepemimpinan bahkan gelar jabatan didalam sebuah perusahaan.
Semakin tinggi gelarnya, tentu semakin tinggi wewenangnya.
Semakin tinggi jabatannya, maka semakin banyak kekuasaannya.
Lalu, bagaimana ketika sebuah gelar or jabatan yang kamu miliki rasanya tidak berharga ?
Hmm….
Let see what it feel when your title or job rank isn’t count.
Kalau bicara soal dunia kerja, itu rasanya gak pernah ada habisnya.
Mulai dari rekan kerja yang kurang ajar, boss yang semena – mena, senior yang kelihatan kayak rumput, pekerjaan yang tiada habis, dan lain sebagainya.
Well, people say as long as you enjoy your job, time will be passed. Benerkah ?
Kali ini aku mau cerita sedikit pengalaman yang mungkin sebagian dari kalian alami juga.
Biasanya, kalau kita punya jabatan tertentu dan dibawah kita ada anak buah. Kita secara otomatis akan memiliki wewenang berbeda dan kekuasaan dong ya meskipun hanya sedikit ? Ada rasa bangga dikit lah minimal.
Nah, kalau jabatanmu uda tinggi or bisa dibilang paling tinggi disebuah perusahaan. Maybe sekitar 1 tingkat aja dibawah CEO (Owner), kira – kira itu bagaimana ?
Kamu mustinya jadi tangan kanan kepercayaan owner dong ya. Dan jelasnya kamu membawahi para manager and kamu juga punya wewenang buat mengambil sebuah keputusan. Bener ?
Gimana kalau kamu memiliki jabatan itu namun kamu tidak memiliki wewenang apapun ? Hmmm…
Or malah kamu bisa di SP sama owner gara – gara laporan dari manager ?
Hmmm…
Jangankan level dibawah owner, level manager aja kamu gak ada wewenang sama anggota kamu sendiri.
Kira – kira gimana rasanya ?
KECEWA
MERASA GAK BERHARGA
KAMU GAK DIHARGAI
DAN GAK DIPERCAYAI
Parah gak sih ?
Diantara para pembaca, pasti ada yang begitu kok ya.
Gpp be open up aja karena membuat kamu lebih bisa ‘berlapang dada’ dalam menjalaninya.
Artinya kamu gak sendirian disana. Disini juga begitu kok. LOL
Apapun perlakuan orang padamu, selalu ingat 1 hal aja didalam hati.
“Kamu menyumbangkan TENAGA dan PIKIRAN, bukan PENGEMIS !“
Kalau kamu udah diperlakukan kayak pengemis. Bagus kamu angkat kaki aja. Gpp gak dihargai kata orang. Asalkan tidak diperlakukan begitu.
So, be wise to choose whatever place you want to grow up !