Sebenarnya gak ada niat sama sekali buat nonton horror Indo satu ini, but karena dia appears in berbagai media streaming and the cover is kinda interest, I decided to give it a try and ending up play it with 2x speed and skip the rest.
This film airing on March 13, 2025 with 75 minute screen time. Sekian banyak film Indonesia yang semakin membaik, this one is really ruin citra baik horror Indonesia karena serius sih, ini film berasa kehilangan arah dan gak tau mau dibuat gimana, or should I say, terkesan maksa ?
Sebagai warga Indo, kata – kata seperti “Pamali” tentu sudah sering didenger. Artinya jangan sok – sok – an, and jangan menantang hal yang tabu, because you’ll end up by regret it. And that is about what gonna happen in this film.
Jam magrib merupakan waktu yang mengerikan bagi sebagian orang. Kalau bisa sih, pada waktu tersebut, sebisa mungkin we dont do anything and just stay at home.
Ipung, who live with his grandparent know about it, and he also learn kalau dijam magrib, tidak boleh bersiul sama sekali.
We dont know what exactly happen in the village past, karena hal yang kita tahu hanyalah didesa itu, orang – orang pernah menghilang, and ffor their own protections, mereka mengunakan burung or hal lainnya untuk menjaga mereka dari hal jahat.
Ipung doesnt believe in old folk story. Kita tahu persis kalau dia suka melanggar larangan waktu magrib, but how he end up kena terror is kinda unclear. Well, the whole story is unclear, actually.
We can see Ipung yang suka melanggar larangan, terus ada lomba burung ?
Terus ada juga ilmu hitam dimana seorang istri berusaha menyelamatkan suami ?
Terus warga – warga yang mulai RIP satu persatu and Ipung yang diterror ? cmon !
Honest talk, I think its better if they not make this film after all. Its kinda a waste of its potential, and this one is not hororr at all. The urband legend ? The curse ? The terror ? What are you guys trying to tell us ??